Life Style
Trending

5 Tips Mengatur Keuangan untuk Atasi Doom Spending

Sumber: Freepik

JAKARTA – Doom spending saat ini tengah ramai diperbincangkan di jagat maya, lantaran “katanya” berisiko membuat generasi Z dan milenial lebih cepat miskin. Perilaku ini membuat seseorang menghabiskan uang secara impulsif sebagai perasaan cemas atau ketidakpastian tentang masa depan.

Doom spending menjadi cara untuk mencari kenyamanan sesaat di tengah tekanan sosial akibat ekonomi yang tidak menentu. Seseorang mungkin membeli barang yang tidak dibutuhkan untuk mengatasi perasaan tidak nyaman atau cemas.

Meski terlihat seperti cara meredakan stres, perilaku tersebut bila terlalu sering dilakukan bisa menyebabkan masalah keuangan jangka panjang. Itulah sebabnya, penting untuk memiliki strategi dalam mengelola keuangan agar terhindar dari doom spending.

Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan untuk menghindari fenomena yang disebut membuat generasi Z dan milenial lebih cepat miskin.

  1. Buat Daftar Anggaran yang Jelas

Membuat anggaran adalah salah satu cara efektif untuk menghindari doom spending. Tentukan pengeluaran bulanan untuk kebutuhan pokok seperti makan, tagihan, dan transportasi.

Kemudian, alokasikan dana untuk tabungan dan hiburan, namun dengan batasan yang realistis. Kalian dapat memantau pengeluaran dan menghindari tergiur untuk belanja di luar kebutuhan.

  1. Pisahkan Uang untuk Kebutuhan dan Keinginan

Ketika sudah mendapatkan pemasukan, pisahkan uang untuk kebutuhan dan keinginan. Simpanlah bagian yang dialokasikan untuk kebutuhan pokok di akun Bank terpisah, agar tidak tergiur menggunakannya.

Sementara untuk hiburan atau keinginan lainnya bisa disimpan di akun Bank yang berbeda. Sehingga akan lebih mudah untuk mengontrol pengeluaran yang berlebihan dan impulsif.

  1. Hindari Godaan Belanja Online

Salah satu yang menjadi pemicu utama doom spending yakni belanja online. Godaan ini seringkali tidak dapat dihindari terutama bila pada produk tertentu terdapat potongan harga atau diskon. Anda bisa mencoba menghapus aplikasi belanja dari ponsel atau menggunakan fitur keranjang belanja selama beberapa hari sebelum memutuskan pembelian.

  1. Prioritaskan Tabungan dan Investasi

Pastikan Anda sudah menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan dan investasi, sebelum menghabiskan uang untuk hal-hal tidak esensial. Mulailah menabung minimal 10% dari pendapatan setiap bulan.

Selain itu juga bisa mencari instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko. Anda dapat lebih fokus dan kurang tergoda untuk mehabiskan uang secara impulsif dengan memiliki tujuan keuangan jangka panjang.

  1. Berlatih Mindful Spending

Mulailah berlatih untuk berpikir dan lebih sadar ketika mengeluarkan uang. Sebelum membeli sesuatu, coba untuk renungkan dan tanyakan pada diri sendiri apakah barang tersebut merupakan kebutuhan atau hanya sekedar keinginan sesaat.

Dengan menerapkan kelima tips ini dapat menghindari doom spending dan membangun kebiasaan keuangan yang lebih sehat. Kunci untuk menjaga keuangan tetap stabil terletak pada kesadaran dan perencanaan yang baik.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button